Cuaca Buruk, Kapal Wisata Dilarang ke Pulau Komodo-Padar
Labuan Bajo – Aktivitas pariwisata di kawasan Taman Nasional Komodo kembali terdampak cuaca ekstrem. Pihak otoritas pelabuhan Labuan Bajo mengeluarkan larangan sementara bagi kapal wisata yang ingin berangkat ke Pulau Komodo dan Pulau Padar hingga kondisi membaik.
Gelombang Tinggi dan Angin Kencang
Kepala Syahbandar Labuan Bajo menyebutkan, gelombang tinggi mencapai 2–3 meter dan angin kencang membuat perjalanan laut menjadi sangat berisiko bagi kapal wisata. “Keselamatan wisatawan dan kru menjadi prioritas utama. Sampai cuaca membaik, semua kapal wisata dilarang berlayar ke Pulau Komodo dan Padar,” ujarnya.
Dampak bagi Pariwisata
Larangan ini diprediksi akan memengaruhi ratusan wisatawan yang telah merencanakan perjalanan sehari-hari ke destinasi unggulan tersebut. Paket tur menyelam, snorkeling, dan trekking di pulau-pulau tersebut terpaksa ditunda atau dibatalkan.
Beberapa agen perjalanan lokal juga mengimbau wisatawan untuk tetap memantau kondisi cuaca dan jadwal kapal sebelum melakukan perjalanan.
Alternatif Wisata Sementara
Meski akses ke Komodo dan Padar dibatasi, wisatawan masih bisa menikmati destinasi lain di sekitar Labuan Bajo, seperti Pulau Kanawa, Pulau Rinca, atau trekking di kawasan Manggarai Barat. Pihak pengelola taman nasional juga menekankan agar semua aktivitas dilakukan dengan mematuhi protokol keselamatan.
Cuaca diperkirakan akan mulai membaik dalam beberapa hari ke depan, sehingga kegiatan wisata ke Pulau Komodo dan Padar bisa kembali normal. Namun otoritas pelabuhan menegaskan bahwa keputusan pelarangan akan tetap berlaku sampai kondisi laut benar-benar aman bagi perjalanan.
